:)

:)
WELCOME TO MY BLOG :) HAPPY READING :) I HOPE USEFUL FOR YOU !!! AND PLEASE LEAVE A COMMENT :)

Sabtu, 22 Oktober 2011

Sirklus Aliran Pendapatan





Keterangan :
* W = Wages / Gaji dan Upah
* C = Consumsi / Konsumsi
* Tx = Tax / Pajak
* r  = Bunga
* s  = Subsidi
* I  = Investasi
* Policy = Kebijakan

Siklus Aliran Pendapatan (circular flow) à  model yang menggambarkan bagaimana interaksi antarpara pelaku ekonomi yang menghasilkan pendapatan untuk digunakan sebagai pengeluaran untuk memaksimalkan nilai kegunaan  masing-masing pelaku ekonomi.


Masyarakat  Surplus (+) à Produsen

Sirklus aliran surplus di sektor masyarakat (rumah tangga) berpengaruh ke sektor produsen, sektor pemerintah, dan sektor bank. Yang pertama akan saya bahas adalah hubungan antara sektor masyarakat (rumah tangga) surplus dengan produsen. Hubungan sektor masyarakat surplus dengan produsen menggambarkan sektor masyarakat yang memiliki faktor-faktor produksi barang dan jasa privat (sektor swasta) maupun barang dan jasa publik (sektor pemerintah). Faktor-faktor produksi tersebut adalah kesediaan untuk bekerja (tenaga kerja) , barang modal (contohnya tanah), uang dan kesediaan untuk menanggung resiko yang dihadapi oleh perusahaan dengan membeli saham. Dengan adanya faktor produksi barang dan jasa yang dimiliki oleh sektor masyarakat (rumah tangga) , maka masyarakat bekerja untuk sektor produsen dan masyarakat memperoleh penghasilan / gaji, upah , bunga, deviden, dan sewa dari produsen yang akan digunakan untuk mengkonsumsi barang dan menikmati jasa yang dibeli dari produsen.


Masyarakat  Surplus (+) à Pemerintah

Yang kedua adalah hubungan antara sektor masyarakat surplus dengan pemerintah. Hubungan tersebut menggambarkan sektor masyarakat membayar pajak dari penghasilan / pendapatan yang diterima di sektor produsen. Pajak yang dibayar ke pemerintah akan mengurangi pendapatan total di sektor masyarakat. Pendapatan dikurangi pajak merupakan pendapatan yang dapat dibelanjakan (disposible income). Pendapatan inilah yang digunakan untuk konsumsi barang dan jasa yang diproduksi sektor produsen. Dengan adanya pajak, maka pengeluaran masyarakat untuk konsumsi dan menabung akan berkurang. Dan sebaliknya, yang diberikan pemerintah terhadap masyarakat kurang mampu dan pengangguran adalah berupa subsidi, yang pada akhirnya akan menambah tingkat konsumsi masyarakat.


Masyarakat  Surplus (+) à Bank

Yang ketiga adalah hubungan antara sektor masyarakat suplus dengan sektor lembaga bank. Hubungan tersebut menggambarkan masyarakat surplus akan mensisihkan sebagian dari pendapatan totalnya atau pendapatan disposiblenya untuk digunakan menabung. Tabungan tersebut akan disimpan pada lembaga bank dalam posisi kredit pada bank. Dan bank akan memberikan balas jasa berupa bunga pada masyarakat atas kesediaannya menabung di bank yang sebelumnya dianggap sebagai hutang pada masyarakat.


Masyarakat  Defisit (-) à Produsen

Selanjutnya saya akan membahas mengenai sirklus aliran defisit di sektor masyarakat ke sektor produsen, sektor pemerintah, dan sektor bank. Yang pertama akan saya bahas adalah hubungan antara sektor masyarakat (rumah tangga) defisit dengan produsen. Hubungan antara sektor masyarakat (rumah tangga) defisit dengan produsen adalah investasi. Investasi dapat berupa pengeluaran dalam bentuk penanaman modal atau membeli barang-barang modal dan perlengkapan-perlengkapan produksi untuk menambah kemampuan memproduksi barang dan jasa disektor produsen. Ada juga masyarakat yang sebagian pendapatan total atau pendapatan disposablenya tidak digunakan untuk menabung maka masyarakat lebih memilih untuk melakukan investasi ke produsen di pasar modal dalam bentuk saham dan obligasi. Saham adalah surat berharga yang dapat dibeli atau dijual oleh perorangan atau lembaga di pasar tempat surat tersebut diperjualbelikan sedangkan obligasi adalah suatu pernyataan utang dari penerbit obligasi kepada pemegang obligasi beserta janji untuk membayar kembali pokok utang beserta kupon bunganya pada saat tanggal jatuh tempo pembayaran. Keuntungan yang diperoleh produsen dapat digunakan untuk saham dan obligasi di pasar modal dan juga dapat langsung dibagi berupa deviden , yang selebihnya menjadi laba ditahan. Saham dapat dilihat dengan cara melihat capital gain dan capital loss. Capital gain adalah suatu keuntungan atau laba yang diperoleh dari investasi dimana nilainya melebihi harga pembelian, dan sebaliknya dengan capital loss.


Masyarakat  Defisit (-) à Pemerintah

Yang kedua adalah hubungan antara sektor masyarakat defisit dengan sektor pemerintah. Hubungan tersebut menggambarkan kebijakan pemerintah terhadap situasi dan kondisi yang ada di masyarakat. Ada dua kebijakan, yang pertama kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. Kebijakan fiskal adalah kebijakan ekonomi yang digunakan pemerintah untuk mengelola atau mengarahkan perekonomian kearah yang lebih baik dan diinginkan dengan cara mengubah-ubah penerimaan dan pengeluaran pemerintah. Dampak kebijakan fiskal terhadap sektor masyarakat adalah mengurangi konsumsi, tabungan rumah tangga dan masalah pengangguran dapat diperkecil. Sedangkan kebijakan moneter adalah upaya pemerintah mengendalikan atau mengarahkan perekonomian kearah kondisi yang lebih baik dan yang diinginkan dengan cara mengatur jumlah uang yang beredar.


Masyarakat  Defisit (-) à Bank

Yang ketiga adalah hubungan antara sektor masyarakat defisit dengan sektor bank. Hubungan tersebut menggambarkan masyarakat melakukan pinjaman untuk penambahan modal atau untuk memenuhi kebutuhannya dengan cara kredit ke bank.


Pemerintah à Produsen    dan     Pemerintah à Bank

Kemudian yang akan saya bahas adalah aliran antara sektor pemerintah ke sektor produsen adalah dalam bentuk subsidi yang melalui kebijakan Riil. Dengan menaikan suku bunga tabungan maka suku bunga pinjaman akan turun dan arus investasipun akan turun. Dan juga Aliran pemerintah ke produsen ini menggambarkan nilai pengeluaran pemerintah atas barang dan jasa yang diproduksi oleh perusahaan. Sedangkan aliran sektor pemerintah ke bank adalah dalam bentuk kebijakan moneter dengan mengatur jumlah uang yang beredar seperti dengan menurunkan tingkat bunga pinjaman yang mengakibatkan tingkat kreditor naik, dan tingkat suku bunga tabungan turun. Karena suku bunga pinjaman berbanding terbalik dengan suku bunga tabungan. Pengelolaan yang benar adalah suku bunga pinjaman harus lebih besar dari pada suku bunga tabungan.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar